Image of Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1978 No. 3114-3129

Text

Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1978 No. 3114-3129



satyalancana "SEROJA" Kedudukan Keuangan Presiden Serta Bekas Presiden dan Bekas Wakil Presiden Republik Indonesia, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 1978/1979, Pengesahan Perjanjian antara Pemerintah Republik Indonesia dan Pemeritah Thailand tentang Ekstradisi, Pengangkatan Pegawai/Guru Sekolah Swasta Bersubsidi Menjadi Pegawai Negeri Sipil, Tambahan dan Perubahan atas Anggaran Pendapatan Belanja Negara Tahun Anggaran 1977/1978, Pemindahan Sisa Anggaran Pembangunan Tahun Anggaran 1977/1979, Penyelesian masalah pasukan bersenjata di Timor Timur, Kedudukan Hukum, Pengaturan Pemberian Perawatan dan Jaminan Sosial bagi sukarelawan/partisan di Timor Timur, Perubahan dan Penyempurnaan Undang-undang Nomor 3 Tahun 1967 Tentang Dewan Pertimbangan Agung, Pembentukan Pengadilan Tinggi Kupang dan Perubahan Wilayah Hukum Pengadilan Tinggi Jakarta, Pembentukan Pengadilan Tinggi Kupang dan Perubahan wilayah Hukum Pengadilan Tinggi Denpasar, Perubahan besarnya pajak ekspor sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Pemerintah Nomor 16 tahun 1970 yang diubah dengan Peraturan Pemerintah 11 Tahun 1976, Pengangkatan Pegawai Lembaga Minyak dan Gas Bumi Menjadi Pegawai Negeri Sipil, Hak keuangan/Administratif Presiden dan Wakil Presiden serta Bekas Presiden dan bekas wakil Presiden Republik Indonesia, Pengesahan Perjanjian mengenai Pencegahan Penyebaran Senjata-senjata nuklir.


Ketersediaan

1145/1987340 IND tRuang Baca Umum (Rak 1)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
No. 0677
No. Panggil
340 IND t
Penerbit Sekretariat Negara Republik Indonesia : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
xii, 52 halaman.:ilus;21 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
340
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cet.-1
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this